BANDA ACEH – Setelah berlangsung selama enam hari, Pelatihan Wirausaha Da’i Mandiri yang dimulai sejak 17 Juli resmi ditutup pada Senin, 22 Juli 2025.
Acara penutupan digelar dengan khidmat dan penuh rasa syukur, disertai sambutan dari Kepala YBM PLN, Bapak Muhammad Rizal, serta Ketua Forum Dakwah Perbatasan, dr. Nurkhalis.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program strategis untuk meningkatkan kapasitas para da’i yang bertugas di wilayah perbatasan dan pelosok Indonesia. Tujuan utamanya adalah membekali mereka tidak hanya dengan kekuatan spiritual dan intelektual, tetapi juga dengan keterampilan wirausaha guna mendukung kemandirian ekonomi.
“Pelatihan ini adalah bentuk ikhtiar bersama agar para da’i kita mampu berdiri mandiri secara ekonomi, sehingga dakwah dapat terus berjalan tanpa bergantung penuh pada bantuan eksternal,” ungkap dr. Nurkhalis dalam sambutannya.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi dasar tentang kewirausahaan, manajemen usaha kecil, strategi pemasaran, serta praktik langsung yang relevan dengan konteks daerah tugas mereka. Dengan demikian, para da’i diharapkan mampu mengembangkan usaha yang selaras dengan nilai-nilai Islam dan menjadi contoh pemberdayaan ekonomi umat di wilayahnya masing-masing.
Kepala YBM PLN, Bapak Muhammad Rizal, turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. “Kami berharap ini menjadi awal dari perubahan besar dalam cara kita memandang peran da’i, sebagai agen dakwah sekaligus agen pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Pihak penyelenggara juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, fasilitator, instruktur, dan peserta atas kontribusi dan semangat kebersamaan selama kegiatan berlangsung. Semoga semua amal baik yang diberikan menjadi amal jariyah di sisi Allah SWT. []
Semoga ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini membawa manfaat dan keberkahan, serta menjadi langkah awal untuk membangun kemandirian para da’i di perbatasan.




