BERITA

Syahadat di Lae Balno, Gabe Ria Tumangger Kini Bernama “Muhammad Farhan”

ACEH SINGKIL – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti prosesi pensyahadatan seorang muallaf bernama Gabe Ria Tumangger di Masjid Baitul Makmur, Desa Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, Selasa 23 Juni 2026.

Prosesi sakral tersebut berlangsung dengan lancar di hadapan para tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, dan para dai yang selama ini aktif melakukan pembinaan dakwah di wilayah perbatasan.

Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat dipandu langsung oleh Da’i dari Forum Dakwah Perbatasan (FDP), Ustadz Fitradi Aulia, yang membimbing muallaf tersebut dalam mengikrarkan keimanannya untuk memeluk agama Islam.

Momentum istimewa ini turut disaksikan langsung oleh Camat Danau Paris, Bungaran Tumanggor, Koordinator FDP Wilayah Singkil/Subulussalam Ustaz Muchlis Pohan, Ustaz Insanuddin, serta sejumlah tokoh masyarakat Desa Lae Balno.

Menurut informasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, muallaf yang baru memeluk Islam itu mendapatkan hidayah untuk menjadi seorang muslim sebagai bagian dari ikhtiarnya membangun rumah tangga melalui pernikahan.

Setelah resmi mengucapkan syahadat, muallaf tersebut langsung mendapatkan pembinaan dasar keislaman. Tausiah disampaikan oleh Ustadz Alamsyah, yang memberikan pengenalan awal mengenai dasar-dasar akidah Islam, tata cara ibadah, serta tuntunan menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.

Sebagai bentuk rasa syukur atas bertambahnya saudara seiman, Camat Danau Paris Bungaran Tumanggor memberikan nama baru kepada Gabe Ria Tumangger,  yakni Muhammad Farhan.

Nama tersebut diberikan sebagai doa dan harapan agar Muhammad Farhan kelak menjadi pribadi yang membawa keberkahan, kebahagiaan, serta istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam.

Kegiatan ini menjadi gambaran nyata pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan para dai dalam mendampingi para muallaf, termasuk program pemberdayaan yang selama ini telah berjalan bersama Baitul Mal Provinsi Aceh. Pendampingan semacam ini penting agar proses masuk Islam tidak berhenti pada pengucapan syahadat semata, tetapi dilanjutkan dengan pembinaan yang berkelanjutan.

Prosesi pensyahadatan di Aceh Singkil ini sekaligus menjadi bukti bahwa dakwah Islam di wilayah perbatasan terus berjalan, menghadirkan pendampingan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan bimbingan dalam menapaki kehidupan baru sebagai seorang muslim.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan iman, hidayah, dan kemudahan kepada Muhammad Farhan dalam perjalanan barunya meniti jalan Islam. []

Forum Dakwah Perbatasan

Forum Dakwah Perbatasan (FDP) merupakan lembaga sosial keagamaan yang bertujuan untuk menjaga akidah umat Islam di perbatasan. FDP hadir sejak tahun 2015 di Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Subulussalam serta Aceh Tamiang dengan berbagai program yakni beasiswa pendidikan mulai dari pesantren, perguruan tinggi hingga pasca sarjana bagi anak-anak dari perbatasan dan pedalaman Aceh – Sumut, Pembangunan Masjid dan Mushalla di wilayah yang sulit terjangkau, pengobatan masal, pembangunan rumah dhuafa, pemberian modal usaha tanpa riba, penempatan Da’i di pedalaman, penyaluran hewan kurban serta Sekolah kader Da’i.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker