DAIRI, SUMATERA UTARA – Kegiatan mengaji anak-anak di Desa Sinampang, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, terus berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme.
Setiap sore, balai mengaji di desa tersebut dipenuhi oleh anak-anak yang belajar membaca Al-Qur’an bersama Ustadz Saprianto Ujung, seorang dai dari Forum Dakwah Perbatasan yang ditugaskan di wilayah pelosok dan perbatasan Aceh–Sumatera.
Program rutin ini merupakan bagian dari upaya penanaman kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Dengan metode yang menyenangkan dan penuh kesabaran, Ustadz Saprianto membimbing para santri kecil untuk memahami dan melafalkan ayat-ayat suci dengan baik.
Dalam kegiatan pekan ini, capaian menggembirakan datang dari dua santri yang menunjukkan perkembangan signifikan dalam hafalan dan bacaan mereka. Berlian Ujung kini telah menghafal dari Surah An-Nas hingga At-Takasur, sementara Pasya berhasil menghafal dari Surah An-Nas hingga Al-Fil dengan bacaan yang semakin tartil dan lancar.
“Alhamdulillah, anak-anak menunjukkan semangat belajar yang luar biasa. Saya hanya berusaha mendampingi mereka dengan sabar agar bisa membaca dan memahami Al-Qur’an dengan baik,” ujar Ustadz Saprianto, Dai Forum Dakwah Perbatasan yang berkhidmat di kawasan itu.
Tak hanya Berlian dan Pasya, sejumlah anak lainnya juga terus menunjukkan kemajuan. Mereka kini tengah berada pada tahap memperbaiki bacaan, mulai dari pengucapan makhraj huruf hingga penerapan kaidah tajwid. Pendekatan pembelajaran yang sabar dan sistematis diharapkan mampu mencetak generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran agama, tetapi juga mempererat tali ukhuwah di antara anak-anak desa serta menghadirkan semangat spiritual dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Sinampang. []
Semoga Allah SWT memudahkan langkah anak-anak Desa Sinampang untuk menjadi generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia, serta membawa keberkahan bagi keluarga, guru, dan desa tercinta. Aamiin.





