BERITA

FDP Upgrading Dai di Agara, Bupati Sebut Sudah Terasa Manfaatnya

KUTACANE – Forum Dakwah Perbatasan (FDP) menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas (upgrading) para dai yang berdakwah di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) Sabtu (21/6).

Kegiatan yang diikuti dai binaam FDP tersebut dibuka langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, H.M Salim Fahri, SE, MM. Dalam sambutanya, Bupati menyampaikan apresiasi atas kehadiran dai binaan FDP di Aceh Tenggara.

Menurut Bupati, manfaat dai perbatsan sudah nampak jelas di Aceh Tenggara dan telah dirasakan efeknya oleh masyarkat.

“Aceh Tenggara multi etnis, ada 11 suku, pemeluk agama berbeda, tapi tidak terjadi benturan dalam berdakwah. Para Dai diharapkan terus menjaga keharmonisan ini,” kata Bupati.

Dalam kesempatan itu, Salim Fahri atas nama Pemkab Aceh Tenggara juga mengucapkan terima kasih atas peran FDP yang telah melaksanakan berbagai program di Kabupaten itu,seperti membangun masjid, mengirimkan dai, kegiatan sosial bidang kesehatan, dan mendidik generasi Islam.

Ia juga berharap upgrading dai tersebut menjadi acuan bagi dai dalam bertugas agar terus istiqamah menjalankan tugas, komitmen, sabar dan terus membangun pendekatan dengan masyarakat.

Sekretaris Jenderal FDP Dr. Abizal Muhammad Yati, Lc, MA dalam sambutan pembuka acara menyampaikan, FDP saat ini memiliki 16 dai yang dibagi dalam tiga wilayah yaitu Aceh Tenggara, Aceh Singkil dan Dairi Sumatera Utara. FDP juga sudah membangun beberapa masjid di Aceh Tenggara.

Upgrading Dai itu kata Abizal M Yati menghadirkan pemateri dari Banda Aceh diantaranya Kepala Dinas Syariat Kota Banda Aceh Ridwan Ibrahim, M. Pd.

FDP saat ini, kata Abizal, terus membekali para dai di perbatasan, terutama dalam peningkatan kapasitas ilmu dalam berdakwah di masyarakat multi etnik di perbatasan.

“Alhamdulillah, sudah terasa manfaatnya. Mereka diterima di masyarakat dan hari ini jumlah mualaf terus bertambah di kawasan perbatasan Aceh Sumut” pungkasnya. []

Forum Dakwah Perbatasan

Forum Dakwah Perbatasan (FDP) merupakan lembaga sosial keagamaan yang bertujuan untuk menjaga akidah umat Islam di perbatasan. FDP hadir sejak tahun 2015 di Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Subulussalam serta Aceh Tamiang dengan berbagai program yakni beasiswa pendidikan mulai dari pesantren, perguruan tinggi hingga pasca sarjana bagi anak-anak dari perbatasan dan pedalaman Aceh – Sumut, Pembangunan Masjid dan Mushalla di wilayah yang sulit terjangkau, pengobatan masal, pembangunan rumah dhuafa, pemberian modal usaha tanpa riba, penempatan Da’i di pedalaman, penyaluran hewan kurban serta Sekolah kader Da’i.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button