Dakwah di perbatasan butuh tenaga lebih, persiapan matang, perencaan detil dan saling membahu dan berganding tangan. Alam ektrem, tantangan berat membuat para dai sering memilih angkat tangan atau turun ke kota. Oleh karena itu pendidikan dan pelatihan dai secara khusus bagian penting dari sebuah perencanaan.
Forum Dakwah Perbatasan Bekerjasama dengan Lembaga Dakwah Komunitas PWM Aceh dan Baitul Quran Nurul Haq Muhammdiyah Jakarta, menfasilitasi pendidikan anak anak perbatasan; Agara, Subussalam dan Pulau Banyak Singkil untuk mendalami Islam dan ilmu Dakwah di Jakarta. Mereka perlu merantau untuk melihat dunia yang lebih luas, membuka cakrawala berfikir dan membangun rasa percaya diri. Tidak jarang para dai yang tinggal di pedalaman dan perbatasan dihadapkan dengan tantangan yang membutuhkan kelihaian dalam berdialog, berargumen dan wawasan luas dalam melihat persoalan.
Sehingga para dai mampu menyampaikan Islam dengan bijak, berilmu dan beramal , dan pada akhirnya menjadi panutan dalam masyarakat yang sangat hetrogen.



