PAKPAK BHARAT, 28 Mei 2025 – Tim Forum Dakwah Perbatasan (FDP) melakukan kunjungan lapangan ke Dusun Rahib, Desa Mahala, Kecamatan Tinada, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis FDP dalam memperkuat jaringan dakwah dan pengembangan masyarakat di wilayah perbatasan.
Dalam kunjungan tersebut, tim FDP melakukan survei menyeluruh terhadap sejumlah titik yang direncanakan menjadi pusat kegiatan dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Beberapa titik utama yang ditinjau antara lain:
-
Lokasi perumahan da’i, yang akan difungsikan sebagai tempat tinggal para pendakwah yang ditugaskan menetap dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
-
Lahan perladangan da’i, yang akan digunakan sebagai sarana pemberdayaan ekonomi berkelanjutan, agar para dai dapat mandiri secara ekonomi sekaligus memberdayakan warga sekitar.
-
Tanah wakaf masyarakat, yaitu lahan yang menurut rencana akan diserahkan oleh warga Dusun Rahib kepada Yayasan FDP sebagai bentuk dukungan terhadap misi dakwah tersebut.
Ketua tim FDP menyampaikan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi, sekaligus memperkuat sinergi antara tim dakwah dengan masyarakat dan tokoh lokal. “Kami ingin memastikan bahwa misi dakwah tidak hanya hadir dalam bentuk ceramah, tetapi juga dalam pembangunan sosial yang nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sambutan hangat datang dari masyarakat Dusun Rahib yang menyatakan dukungan penuh terhadap program FDP. Warga menyambut rombongan dengan penuh antusias, mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun peradaban Islam yang inklusif dan rahmatan lil ‘alamin di wilayah terpencil.
Pihak Yayasan FDP mengungkapkan apresiasi atas kepercayaan masyarakat. Kerja sama tersebut menjadi bukti nyata bahwa dakwah yang membawa nilai kasih sayang, kemandirian, dan pemberdayaan bisa diterima dengan tangan terbuka, bahkan di wilayah perbatasan sekalipun.
Program dakwah terpadu yang diinisiasi FDP diharapkan menjadi model pengembangan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam, yang mampu memperkuat ketahanan sosial dan spiritual masyarakat perbatasan. []




