Champa bangsa besar yang hidup di vietnam – Kamboja.
awalnya, pusat pemerintahan Kerajaan Champa berada di Kota Indrapura, dalam perjalanannya, ibu kota kerajaan beberapa kali dipindahkan.
Abad ke 14 champa masuk Islam bersamaan berkembang Islam di Nusantara. Karena pernah menjadi bangsa besar, mereka sering jatuh bangun.
Ketika jatuh dihabis dan ditindas، maka larilah sebagian ke Aceh. Rupanya yang lari itu banyak hingga mempengaruhi bahasa di Aceh, diantara tutur kata yang sama; cicem , ie , khem, boh manok,itek, krak, canca, dll.
Riwayat Kerajaan Champa berakhir pada 1832, setelah dihapuskan oleh Kaisar Minh dari Dinasti Nguyen. Dan terus ditindas oleh Vietnam Khmer, Mongol, Amerika dalam perang Vietnam, trrakhir tragedy berdarah Pol Pot, kini Bangsa Champ muslim tersisa sekitar 500.000 jiwa lagi yang tersebar sepanjang sungai Mekong Kamboja dan di beberapa negara. Mereka yang hidup di Kamboja hari dapat perlindungan dari pemerintah berkuasa yang ramah terhadap muslim. Masyarakat Champa sepanjang sungai Mekong hidup miskin.
Forum Dakwah Perbatasan (FDP) ingin menyambung Silaturahim dengan muslim champa dengan mengirim hewan qurban.




