ACEH TENGGARA — Suasana hangat penuh kebersamaan terasa setiap sore di Masjid Nurul Yaqin, Kampung Gayo, Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara. Selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, warga secara bergantian menyediakan hidangan untuk buka puasa bersama para santri TPA Masjid Nurul Yaqin.
Kegiatan yang kembali digelar pada 24 Ramadhan 1447 H atau 14 Maret 2026 ini menjadi bagian dari tradisi tahunan yang telah berjalan beberapa tahun terakhir.
Program tersebut pertama kali diinisiasi oleh da’i FDP, Muhammad Muaz Rian pada Ramadhan 2025 yang lalu, sebagai upaya mempererat hubungan antara santri TPA dengan masyarakat sekitar masjid.
Menariknya, daftar penyedia buka puasa untuk 30 hari penuh selama Ramadhan hampir seluruhnya telah terisi sejak awal. Ibu-ibu pengajian, orang tua santri, hingga warga sekitar dengan sukarela mendaftarkan diri untuk menyiapkan hidangan berbuka bagi para santri.
Setiap harinya, warga datang membawa berbagai hidangan sederhana namun penuh makna—mulai dari takjil hingga makanan utama—yang kemudian dinikmati bersama oleh para santri setelah seharian menjalankan ibadah puasa dan belajar di TPA.
Panitia kegiatan menyampaikan bahwa antusiasme warga menjadi bukti kuatnya semangat berbagi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, list penyedia buka puasa selama 30 hari hampir semuanya terisi oleh warga. Ini menunjukkan kepedulian yang luar biasa dari ibu-ibu pengajian dan para orang tua santri untuk berbagi dengan anak-anak yang belajar di TPA,” ujar Muhammad Muaz Rian
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar menyediakan makanan berbuka, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antara warga dengan para santri serta memakmurkan masjid selama Ramadhan.
TPA Masjid Nurul Yaqin sendiri berkomitmen membina para santri agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Melalui kegiatan seperti buka puasa bersama ini, para santri juga diajak merasakan langsung nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi yang hidup di tengah masyarakat. []



