BERITA

Syiarkan Bulan Puasa, FDP-ADI Dewan Dakwah Aceh Kirim Kafilah Dakwah Ramadhan Ke Perbatasan

BANDA ACEH, 12 Februari 2025 – Forum Dakwah Perbatasan (FDP) bersama ADI Dewan Dakwah Aceh (DDA) Aceh mengirim sebanyak delapan dai dan empat daiyah ke perbatasan Aceh dalam rangka menghidupkan syiar Ramadhan tahun ini.

Pengiriman dai tersebut merupakan agenda rutin dan Ramadhan kali ini para dai akan lebih fokus di beberapa desa pada wilayah minoritas muslim di perbatasan, seperti di Dairi Sumatera Utara.

Di wilayah itu warga muslim hanya sekitar 10-20 persen dan memerlukan bimbingan ibadah dari para dai.
Ketua FDP dr Nurkhalis mengatakan, berdasarkan laporan rutin dari dai yang bertugas rutin selama ini di perbatasan Aceh dan Sumatera Utara, sering sekali tidak terlaksana shalat Jumat karena tidak ada yang mampu menjadi imam dan khatib.

”Aktivitas di masjid di wilayah minoritas sangat minim, memerlukan bimbingan dari dai-dai muda terutama untuk menghidupkan bulan Ramadhan kali ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, Ramadhan sering tidak terlihat siarnya karena tidak ada dai penggerak, selain tentunya mereka hidup di lingkungan mayoritas non muslim tanpa ada bimbingan dari dai atau tokoh agama yang mumpuni.
Sementara itu, Direktur Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Dr Abizal M Yati mengatakan, dai yang dikirim ke perbatasan merupakan mahasiswa di lembaga tersebut dan selama ini digembleng di Markaz Dewan Dakwah.

Mereka, kata Abizal M Yati, akan bertugas menghidupkan kegiatan Ramadhan dengan seperti shalat tarawih, shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, hingga menjadi Imam dam Khatib Shalat Idul Fitri.

Mereka juga akan mengajari masyarakat tata cara pengurusan jenazah, mengajarkan anak-anak Alquran dan Iqra’.

Beberapa masjid di perbatasan Sumatera Utara yang akan dijadikan posko para dai tersebut meliputi: Masjid Al Ikhlas Bertungen Julu, Kecamatan Tigalingga Dairi, Masjid Al Kautsar Desa Soban, Sempat Nempu Dairi, Masjid Jamik Kampung Jawa, Tanah Pinem Dairi, dan Masjid Al Amin Desa Lae Itam, Sempat Nempu Hilir Dairi.

Para dai dan daiyah tersebut akan mulai bertugas sejak 27 Februari hingga 31 Maret.

Mereka terlebih dahulu akan mendapat bimbingan pembekalan dan arahan dari para dosen di ADI dan Dewan Dakwah.

Abizal mengajak muslimin di Aceh dan para penggerakan dakwah untuk bersama mendukung program tersebut sehingga menjadi giat kebaikan yang berkesinambungan.

”Mari bersama kita dukung misi dakwah ini, dengan dukungan moril dan materil dari semua pihak Insya Allah program tersebut akan berjalan dengan sukses,” pungkasnya. []

 

Forum Dakwah Perbatasan

Forum Dakwah Perbatasan (FDP) merupakan lembaga sosial keagamaan yang bertujuan untuk menjaga akidah umat Islam di perbatasan. FDP hadir sejak tahun 2015 di Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Subulussalam serta Aceh Tamiang dengan berbagai program yakni beasiswa pendidikan mulai dari pesantren, perguruan tinggi hingga pasca sarjana bagi anak-anak dari perbatasan dan pedalaman Aceh – Sumut, Pembangunan Masjid dan Mushalla di wilayah yang sulit terjangkau, pengobatan masal, pembangunan rumah dhuafa, pemberian modal usaha tanpa riba, penempatan Da’i di pedalaman, penyaluran hewan kurban serta Sekolah kader Da’i.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button